Home » Laptop » Tips Laptop » Laptop Sering Overheat? Ini Solusinya

Laptop Sering Overheat? Ini Solusinya

laptop overheat

Laptop Sering Overheat? Ini Solusinya

Overheat atau terlalu panas adalah kondisi dimana komponen laptop mengalami kenaikan suhu yang tajam akibat berbagai hal. Panas ini dapat dihasilkan melalui penggunaan laptop dalam jangka panjang dan berlebihan atau karena pengaruh eksternal seperti misalnya suhu lingkungan. Oleh karena itu, penggunaan laptop harus benar-benar memperhatikan banyak hal. Berikut adalah tips-tips agar laptop tidak mengalami overheat atau terlalu panas.

  1. Jangan terlalu sering dibawa keluar

Seperti yang kita semua ketahui, suhu luar Indonesia terbilang cukup panas. Jangankan laptop, manusia saja terkadang tidak tahan lama-lama berada di luar. Oleh karena itu, sebisa mungkin jangan bawa laptop ke luar ruangan.

Jika Anda terpaksa membawanya karena akan digunakan di tempat lain, pastikan laptop tersimpan dengan baik di dalam tas yang memiliki pelindung hentakan serta pastikan laptop tidak terkena sinar matahari secara langsung. Meski begitu, suhu di dalam tas tentulah akan meningkat seiring waktu sehingga sangat dianjurkan untuk tidak membawa laptop berlama-lama di luar terutama bila matahari sedang terik dan tidak terdapat angin yang bisa membawa panas dari laptop keluar.

Artiket terkait  Cara Browsing di Google Chrome Tanpa Kuota Internet
  1. Jangan lupa matikan bila tidak digunakan

Ini adalah kesalahan umum para pengguna laptop yang sibuk. Setelah selesai menggunakan laptop, mereka akan begitu saja menutup laptop tanpa mematikannya terlebih dahulu. Jika tidak begitu, mereka akan menekan menu Sleep atau Hibernate dengan dalih menghemat energi apabila nanti dinyalakan kembali. Padahal, penghematan ini tidaklah seberapa dibandingkan dengan energi yang hilang akibat tidak dimatikan.

Artiket terkait  Kenapa Banyak yang Lebih Memilih Laptop Windows Ketimbang MacBook?

Dengan tidak mematikan laptop dengan benar, maka semua aplikasi yang tadinya berjalan di dalam sistem operasi laptop tersebut, kini masih berjalan. Hal inilah yang menyebabkan adanya keborosan baterai dan juga peningkatan suhu laptop yang terbilang cukup drastis.

Tidak ada salahnya memang meletakkan laptop dalam mode Sleep atau Hibernate. Namun, gunakan fitur-fitur ini hanya untuk jeda penggunaan yang singkat seperti misal Anda diminta untuk pindah tempat saat sedang berada di sebuah ruang meeting. Perpindahan tempat duduk tentu tidaklah memakan waktu lama dan Anda bisa mengubah posis duduk sambil membawa laptop yang telah berada dalam mode Sleep.

  1. Kurangi aplikasi yang berjalan di latar belakang

Aplikasi latar belakang adalah aplikasi yang bekerja sedemikian rupa sehingga tidak terdeteksi oleh pengguna. Aplikasi ini sebenarnya bukanlah hal yang buruk karena tujuannya adalah untuk keamanan Anda sendiri. Semakin banyak aplikasi yang terbuka, maka akan semakin berat kinerja laptop Anda. Hal ini tentulah akan berujung pada peningkatan suhu dari komponen laptop itu sendiri.

Artiket terkait  Tips Ampuh Backup Data di Drive C Tanpa Aplikasi Khusus

Nah, dengan tiga tips sederhana tadi, niscaya akan bisa membantu mengurangi panas pada laptop Anda dan menghindari terjadinya overheat. Dengan tips-tips ini, maka laptop Anda akan tetap ‘dingin’ dan bekerja dengan normal tanpa kendala.

About Bagas Dharma

Seorang penulis yang juga menekuni seni sulap dan suka sepakbola.