Home » News » Teknologi Terbaru, Layar Smartphone Bisa Perbaiki Goresan Sendiri

Teknologi Terbaru, Layar Smartphone Bisa Perbaiki Goresan Sendiri

layar smartphone

Teknologi Terbaru, Layar Smartphone Bisa Perbaiki Goresan Sendiri

Gadget saat ini berlomba-lomba untuk tidak hanya tampil canggih, namun juga mewah. Mereka pun memunculkan berbagai inovasi, seperti layar berlapis kaca bagian depan dan belakangnya. Kaca yang digunakan umumnya dari Gorilla Glass, yang memiliki ketahanan terhadap benturan. Belakangan, fitur Gorilla Glass pun juga disematkan pada ponsel segmen menengah, terutama dari smartphone yang berbasis Android.

Memang lapisan kaca ini membuat ponsel tampak lebih elegan dan berkelas, tapi bukan tanpa resiko. Penggunanya harus menahan kesal karena layar ponsel tergores sesuatu dan bekasnya tak mau hilang, atau paling sial retak. Mau tidak mau, mereka harus memperbaikinya atau ganti ponsel. Dua pilihan yang menguras kantong.

Artiket terkait  Cara Melihat Akun Teman yang Memblokir Kita di Facebook

Meskipun demikian, sekelompok peneliti dari Universitas of California, Riverside, Amerika Serikat baru-baru ini menemukan teori yang baru dan bisa diimplementasikan di masa depan nanti. Mereka memprediksi jika para vendor smartphone akan menggunakan material untuk layar yang bisa memperbaiki diri-sendiri ketika mengalami goresan. Bisa jadi fitur ini mirip dengan material badan pesawat yang terbuat dari aluminium, di mana jika terjadi goresan pada lapisan luar, maka material tersebut akan mampu “menyembuhkan” dirinya sendiri.

Artiket terkait  Sebelum Membeli Smartphone, Perhatikan Lima Hal Ini

Seperti dilansir dari Business Insider (6/4/2017), para peneliti awalnya melakukan tes dan pengujian terhadap beberapa material, terutama untuk mengetahui apakah material tersebut bisa memperbaiki diri saat digores. Material yang diuji tersebut terbuat dari bahan polimer serta ionic salt yang mampu membuat material tersebut meregang 50 kali dari ukuran aslinya.

Hasilnya, menurut ahli kimia, Chao Wang, material ini bisa memperbaiki diri-sendiri kurang dari 24 jam saat percobaan dilakukan. Selain itu, terdapat bahan spesial bernama ion-dipole interaction yang merupakan paduan antara ion bermuatan dan molekul polar. Ketika terjadi goresan, kedua bahan ini akan saling tarik-menarik agar material bisa kembali ke bentuk semula. Material ini pun mampu menghantarkan listrik, sehingga akan menguntungkan layar dan daya baterai smartphone.

Artiket terkait  Daftar Aplikasi Android Ibu Rumah Tangga Masa Kini

Wang pun memprediksi jika material ini akan mulai diaplikasikan secara luas oleh perusahaan smartphone pada tahun 2020. Walau masih lama, namun Wang sangat yakin jika material ini akan membuat performa smartphone menjadi lebih baik.

About Bagas Dharma

Seorang penulis yang juga menekuni seni sulap dan suka sepakbola.