Home » Laptop » Tips Laptop » Cara Menambah VRAM Intel HD untuk ‘Angkat’ Game Berat di Laptop

Cara Menambah VRAM Intel HD untuk ‘Angkat’ Game Berat di Laptop

intel hd

Cara Menambah VRAM Intel HD untuk ‘Angkat’ Game Berat di Laptop

Laptop dengan spek rendah biasanya juga hanya dibekali perangkat grafis ‘alakadarnya’ saja, seperti Intel HD. Tak heran jika beberapa jenis laptop tersebut tidak terlalu bersahabat dengan game berat. Intel HD sendiri merupakan iGPU dari Intel yang pertama kali muncul di tahun 2010 lalu. Sampai saat ini, pihak Intel masih terus mengembangkan produk APU tersebut. Bahkan seiring dengan berjalannya waktu, kini Intel HD telah berevolusi menjadi Intel Iris.

Bicara soal APU yang diusung Intel, sering sekali VRAM yang dibawa APU Intel HD ini tidak terlalu besar. Adapun VRAM Intel HD paling tinggi adalah 128MB, yang mana dipastikan laptop tersebut tidak bisa digunakan untuk bermain game berat. Jangankan game berat, game dengan kategori ringan pun biasanya akan terasa berat. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Artiket terkait  Buat Audio Laptop Menjadi Seperti Bioskop dengan Cara Ini

Tips Mudah Menambah VRAM Intel HD

Bagi Anda yang laptop-nya masih menggunakan Intel HD, janganlah merasa cemas. Sebab VRAM pada APU ini sebenarnya bisa mencapai 64GB. Jika dibandingkan, jumlahnya tentu jauh lebih besar jika dibandingkan dengan beberapa produk lainnya seperti Nvidia GTX Titan X Pascal, yang hanya menyediakan 12GB saja.

Akan tetapi sebelum mengetahui bagaimana cara menambah VRAm pada Intel HD, Anda perlu tahu bedanya dengan VRAM pada GPU. Intel HD alias APU/iGPU ini akan memakan RAM yang digunakan CPU dalam proses laptop (Shared Memory). Maka dari itu, semakin besar VRAM yang pada Intel HD, maka akan berpengaruh pula dengan kinerja laptop Anda.

Cara 1

bios

Menambah VRAM pada Intel HD sebenarnya juga bergantung pada manufaktor motherboard laptop Anda. Sebab ada yang menyediakan opsi pengaturan VRAM di menu BIOS, ada pula yang tidak. Nah, jika manufaktor motherboard laptop Anda support terhadap pengaturan VRAM, maka Anda tinggal masuk ke menu BIOS. Setelah itu cari pilihan konfigurasi Shared Memory, lalu atur sesuai yang Anda butuhkan. Tapi jika ternyata tidak ada pilihan untuk konfigurasi tersebut, terpaksa Anda tidak bisa menambah VRAM.

Artiket terkait  Tips Memunculkan Subtitle Otomatis di Video Facebook

Cara 2

ram

Selain itu, VRAM juga bisa dilakukan dengan menambah kapasitas RAM. Seperti halnya yang tadi disampaikan, bahwasanya ukuran VRAM akan menyesuaikan dengan RAM, yang akan dibagi untuk CPU dan GPU. Maka dari itu jika ukuran RAM di laptop Anda juga minimalis, jangan harap penambahan VRAM bisa maksimal. Di satu sisi, semua itu juga akan kembali lagi tergantung pada manufaktur motherboard. Bisa saja hanya RAM yang bertambah, tapi VRAM tidak ikut bertambah. Tapi ada pula yang sebaliknya.

Artiket terkait  Tips Sederhana Memperbaiki Keyboard Laptop yang Error

Kesimpulannya, Anda juga perlu tahu lebih dulu apakah manufaktur motherboard Anda support terhadap penambahan VRAM atau tidak. Kalau pihak manufaktur sudah mematenkan besarnya VRAM, Anda pun hanya bisa pasrah. Kecuali Anda melakukan modifikasi BIOS yang akan berdampak kerusakan permanen apabila gagal. Sebaiknya ini jangan dilakukan untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Lantas, bagiamana jadinya jika VRAM yang kita atur terlalu besar, sehingga menyebabkan RAM untuk kebutuhan CPU semakin kecil? Saat ini Intel mempunyai teknologi Dynamic Video Memory Technology (DVMT), yang mana bisa mengatur kebutuhan Shared Memory sesuai kebutuhan. Jadi tidak akan terlalu berpengaruh pada kinerja CPU.

Bahkan jika VRAM di laptop Anda tidak dibatasi oleh pihak manufaktur motherboard, laptop Anda pasti bisa digunakan untuk mengangkat game berat seperti GTA V misalnya, dengan menggunakan laptop berspesifikasi minimalis. Tertarik untuk mencoba? Sebaiknya Anda cek dulu ketersediaan konfigurasi VRAM di BIOS laptop Anda. Semoga bermanfaat.

About Bagas Dharma

Seorang penulis yang juga menekuni seni sulap dan suka sepakbola.