Tips Merawat Baterai Laptop yang Non-Removable

0
330
baterai laptop
Tips Merawat Baterai Laptop yang Non-Removable

Baterai merupakan komponen laptop yang paling sering rusak. Oleh karena itu, bila kita menggunakan laptop maka kita akan sering mendengar bahwa sebaiknya kita melepas baterai laptop kita dan langsung menggunakan power dari charger yang terhubung ke sumber listrik apabila tersedia. Jadi, baterai hanya digunakan sebagai sumber daya cadangan bila tidak ada sumber listrik di dekat kita. Hal ini memang merupakan cara paling populer untuk merawat baterai laptop.

Saat ini, kebanyakan laptop diproduksi dengan menggunakan baterai yang tidak bisa dilepas. Hal ini tentunya membuat tips melepas baterai untuk perawatan menjadi tidak lagi dapat diterapkan. Untuk itu, agar baterai tetap awet, maka aplikasikanlah beberapa tips berikut agat baterai laptop non-removable Anda tetap awet.

Proses Charging dan Penggunaan Baterai

Ada satu hal yang perlu kita ketahui terkait baterai laptop. Baterai laptop sudah dibuat sedemikian rupa agar tidak over-charge bahkan jika discharge seharian penuh. Oleh karena itu, jangan takut untuk mencharge laptop Anda selagi Anda memakainya. Apalagi, saat ini produsen laptop rata-rata sudah menambahkan perangkat lunak untuk mengatur proses charging agar berhenti ketika muatan baterai berada pada persentase tertentu.

Penggunaan Baterai Hingga 0%

penanganan-baterai-non-removable-2

Hal yang berbahaya justru bukanlah apabila Anda melakukan charging seharian melainkan apabila Anda menggunakan laptop hingga baterai berada pada kondisi muatan 0%. Untuk mencegah hal ini terjadi, charge-lah laptop Anda selama proses pemakaian. Selain itu, gunakanlah perangkat lunak yang dapat memberikan perintah otomatis kepada laptop Anda untuk sleep atau hibernate apabila baterai berada pada kondisi muatan persentase tertentu yang dapat Anda atur sendiri.

Isi Baterai Meski Tidak Digunakan

Kesalahan yang sering dilakukan oleh pengguna laptop adalah mengosongkan baterai dengan alasan tidak akan digunakan lagi untuk waktu yang cukup lama. Hal ini adalah sebuah kesalahan yang bisa menggerus usia baterai. Perlu Anda ketahui bahwa baterai harus terisi hingga 50 sampai 70% meski berada dalam kondisi tidak digunakan dalam waktu yang cukup lama. Dengan begini, maka baterai Anda akan lebih awet.

Perhatikan Suhu Laptop

penanganan-baterai-non-removable-1

Laptop sebaiknya digunakan dalam suhu ruangan. Hal ini diperlukan agar rangkaian elektronik di dalam laptop bisa bekerja dengan optimal. Apabila suhu ruangan Anda tidak berada pada suhu yang direkomendasikan untuk laptop, maka kemungkinan besar laptop akan memakan daya berlebih dan akan berdampak ke baterai. Selain itu, unsur penyusun senyawa di dalam baterai sendiri juga memiliki suhu operasi yang telah distandarkan. Untuk itu, cobalah lakukan pencarian terhadap suhu optimal yang sesuai dengan jenis baterai Anda. Jika Anda mengoperasikan laptop dan menyimpannya pada suhu yang benar, maka baterai Anda akan tahan lebih lama.

Periksa  Perkiraan Usia Baterai

penanganan-baterai-non-removable-5

Perkiraan usia baterai biasanya merupakan sebuah jaminan dari produsen laptop. Usia baterai biasanya berbanding terbalik dengan jumlah siklus pengisian ulang. Artinya, semakin sering laptop Anda melakukan proses charge dan discharge, maka semakin turun ketahanan baterai Anda dan baterai akan menjadi semakin tua. Memang, tips ini bukanlah tips untuk menjaga ketahanan baterai. Tapi setidaknya Anda dapat melakukan perkiraan kapan Anda harus menyiapkan budget untuk baterai baru.

Itulah 5 tips terkait baterai non-removable di laptop Anda. Sebisa mungkin, lakukanlah 5 tips tersebut (terutama 1-4) untuk pencegahan secara sekaligus karena kita tidak pernah tahu hal apa yang membuat baterai laptop kita menjadi rusak.

Artiket terkait  Laptop Mulai Lemot? Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Upgrade RAM