Home » Smartphone » Tips Smartphone » Hati-hati Smartphone Anda Disadap! Kenali Ciri-cirinya

Hati-hati Smartphone Anda Disadap! Kenali Ciri-cirinya

smartphone disadap

Hati-hati Smartphone Anda Disadap! Kenali Ciri-cirinya

Pernah mendengar kasus penyadapan yang terjadi pada artis, politikus, atau tokoh berpengaruh lain? Kasus penyadapan memang bukan hal yang baru di masa saat ini. Di mana teknologi menjadi sebuah kebutuhan pokok dan segala aktifitas serta pertukaran info dapat terjadi dengan cepat dengan bantuan internet.

Aksi penyadapan di Indonesia yang paling diingat adalah kasus penyadapan yang kabarnya dilakukan oleh Australia pada data pribadi Presiden Susilo Budoyono di masa pemerintahannya. Nah, bila kamu mengiria yang bisa mengalami kasus penyadapan hanya para pemimpin negara, maka kamu salah.

Penyadapan saat ini bisa terjadi pada siapa saja. Tujuannya pun bermacam-macam, mulai mencuri data pribadi hingga mencuri akun media sosial yang dimiliki. Data pribadi ini bahkan bisa termasuk juga data rekening, dengan banyaknya transaksi perbankan yang dilakukan melalui mobile dan lewat smartphone.

Selengkapnya :  Cara Mengubah Tampilan Smartphone Menjadi Keren

Penyadapan ini menjadi salah satu jalan untuk hacking, yang sayangnya saat ini semakib marak saja di tanah air. Tapi tenang saja, pasalnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya penyadapan di smartphone.

Namun, sebelum mencegah aksi penyadapan, sebelumnya Anda harus yakin terlebih dahulu bahwa smartphone yang Anda miliki saat ini benar-benar bebas dari penyadapan. Ada beberapa hal yang menjadi ciri-ciri smartphone tengah dibajak. Yang sayangnya, ciri-ciri ini seringkali terlewat dan dianggap remeh begitu saja. Berikut ini beberapa ciri-ciri smartphone dibajak yang harus Anda waspadai.

  1. Ada aplikasi aneh yang tak dikenal

Ini menjadi ciri pertama dari smartphone atau ponsel yang tengah jadi korban pembajakan. Untuk membajak sebuah perangkat elektronik, sebelumnya dibutuhlan sebuah media terlebih dahulu. Dan media paling mudah adalah aplikasi.

Selengkapnya :  Bukan Sulap, Ini Cara Kendalikan Smartphone Tanpa Sentuhan Tangan

Pintarnya, para pembajak ini akan menggunakan aplikasi duplicate yang seakan sama dengan aplikasi asli sehingga tak akan membuat pengguja curiga. Misalnya saja, aplikasi facebook. Oleh karena itu, bila melihat ada aplikasi asing yang tak pernah diunduh sebelumnya harus hati-hati ya. Dan juga, pastikan mengunduh aplikasi dari sumber resmi!

  1. Baterai panas dan cepat habis

Sistem pembajakan biasanya akan terus menerus mengirim data dan aplikasi akan terus bekerja di background. Akibatnya jelas, baterai ponsel pun akan menjadi boros dan cepat panas. Bila ini terjadi, cek pemakaian baterai ponsel dan amati bila ada aplikasi yang menggunakan daya lebih dari normal.

  1. Kuota cepat habis

Dengan alasan yang sama dengan baterai, aplikasi yang digunakan untuk membajak ini akan terus tersambung dan bertukar data melalui internet. Inilah mengapa kuota menjadi boros. Cara untuk mengatasi ini pun lagi-lagi adalah cek dan perhatikan aplikasi apa yang paling banyak menggunakan data internet atau kuota pada ponsel.

  1. Smartphone menjadi lemot

Adanya aplkasi yang terus berjalan di background serta mengirim dan menerima data terus menerus kerap kali menjadikan ponsel bekerja melebihi kapasitasnya. Yang akhirnya, ponsel menjadi lebih sering hang dan lemot.

Selengkapnya :  Cara Seru Main Game PS4 di Android

Jika terjadi hal ini, sebaiknya benar-benar perhatikan aplikasi apa saja yang terus bekerja di background. Apabila ternyata aplikasi tersebut adalah aplikasi asing yang tak pernah Anda instal sebelumnya, sebaiknya buru-buru dihapus.

  1. Pop-up iklan

Iklan sebenarnya adalah hal yang wajar mengingat ini adalah sumber pemasukan utama dari aplikasi yang Anda gunakam. Namun wajarnya, aplikasi yang terpercaya akan seminimal mungkin bahkan tak lagi menggunakan sistem iklan pop-up. Selain itu beberapa aplikasi sadap memerlukan pop up iklan untuk “membangunkan” lagi aplikasi yang semula idle.

About Bagas Dharma

Seorang penulis yang juga menekuni seni sulap dan suka sepakbola.